oleh

1 Maret Pelajaran Tatap Muka di Soppeng Mulai

Soppeng — Sulsel
Sulawesi Ekspress
Senin 22 Februari 2021

Rencana Pembukaan Pendidikan (Tatap Muka Madrasah, SMA/sederajat dan SLB) dan tempat pariwisata di Kabupaten Soppeng, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel).

Rakor dipimpin langsung oleh Ketua Harian Satgas Covid-19 Kabupaten Soppeng, Letkol INF. Richard Maribot Butarbutar, S. AP, M. Tr(Han) menyampaikan,
Proses pembelajaran tatap muka akan dilaksanakan secara serentak pada tanggal 01 Maret 2021.

“Sebelum proses belajar mengajar dilaksanakan, pada tanggal 25-26 Februari 2021 semua guru diwajibkan melakukan tes Rapid Antigen yang dilaksanakan secara gratis oleh Pemda Soppeng,”kata Letkol Inf Richard.M.Butarbutar.

Harapan saya, sebelum proses belajar mengajar dilaksanakan diharapkan agar membuat surat rekomendasi isin dari orang tua, karena hal ini sangat penting.

Dikatakannya,untuk para guru atau siswa yang pernah melakukan perjalanan ke daerah Zona Merah 1 Minggu sebelum tatap muka dimulai, diharapkan melakukan isolasi mandiri selama satu minggu sebelum masuk ke Sekolah,tegasnya.

Sementara H. Fitriadi, S.Ag, M.Ag Kepala Kantor Kementerian Agama Watansoppeng mengatakan,dalam persiapan tatap muka langsung khusus untuk Madrasah ada 4 sekolah yang akan dibuka yaitu MTs DDI Malongka, MTSN Soppeng, MTs DDI walimpong dan MTS Yasrib Lapajung.

“Pada kesempatan ini menjelaskan tentang bagaimana mekanisme selama kegiatan proses belajar mengajar yang tetap mengacu kepada aturan protokol kesehatan,”kata H Fitriadi.

Untuk ke empat sekolah yang akan melaksanakan proses pembelajaran tatap muka, kami akan mengawal untuk melihat apakah mekanisme protokol kesehatan yang telah dibuat dapat berjalan dengan benar dan baik,ucapnya.

Lanjut dia,khusus untuk Pondok Pesantren, tidak ada lagi jadwal kunjungan untuk orang tua siswa. Dan untuk kegiatan keagamaan dalam menyambut Bulan Suci kami memberikan himbuan kepada seluruh Mesjid yang ada di Kabupaten Soppeng untuk tetap optimis melaksanakan ibadah dengan ketentuan tetap memperketat protokol kesehatan,ujarnya.

Ketentuan tersebut diantaranya
memiliki bilik desinfektan di pintu masuk masjid, membawa alat sholat sendiri khususnya sejadah, tetap menjaga jarak saat sholat, dan menghimbau agar para khotib dalam menyampaikan dakwanya tetap membahas masalah kesehatan.

Pada kesempatan lain Hj. Awaliyah, S.Pd, M.Pd selaku Ketua Musyawarah Kerja Pengawas Sekolah Provinsi Sulawesi Selatan wilayah Soppeng/Wajo dalam penyampaiannya mengatakan,U
untuk tatap muka SMA / SMK akan dilaksanakan untuk kelas XII saja dengan pertimbangan karena akan melaksanakan proses
kelulusan.

Serta pada kesempatan ini menjelaskan bagaimana garis besar SOP wilayah 4 Disdik Provinsi Sulawesi Selatan.
“Khusus untuk Kabupaten Soppeng, ada 12 SMA, 10 SMK dan 5 SLB yang akan melaksanakan sekolah tatap muka sesuai dengan SOP yang telah dibuat,”kata Hj Awaliyah.

Para Pemuka Agama se Kabupaten Soppeng akan tetap melaksanakan proses ibadah berdasarkan keyakinan masing-masing serta akan tetap mengikuti aturan yang telah ditetapkan oleh instansi terkait.

Kegiatan ini dihadiri para kepala SKPD terkait, para Camat menyertakan 1 orang Pelaku UMKM, Pengawas SMA/SMK Kab. Soppeng, Ketua NU Kab. Soppeng, Ketua Muhammadiyah Kab. Soppeng, Pendeta Gereja Kabupaten Soppeng
dan Jubir penanganan Covid 19 Kabupaten Soppeng.

Redaksi/Andi Jumawi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA BERITA LAINNYA :