Pendapatan Tukang Ojek di Soppeng saingi gaji Pokok PNS

0 0
Read Time:1 Minute, 35 Second

SOPPENG,SULSEL – www.sulawesiekspress.com

Bagi sebagian orang pekerjaan sebagai tukang ojek mungkin hanyalah pekerjaan yang dipandang sebelah mata, namun bagi para pengendara ojek yang ada di kota Watan Soppeng (Kabupaten Soppeng) provinsi Sulawesi Selatan (Sul-Sel) profesi ini bisa menjadi pekerjaan yang memberikan penghasilan yang cukup menjanjikan.

Hamzah misalnya, salah seorang tukang ojek yang sering mangkal di jalan Pemuda ini mengaku bahwa pendapatannya sebagai tukang ojek  cukup untuk memenuhi kebutuhannya dalam satu bulan.

“Lumayanlah karena dalam satu hari itu bisa dapat sekitar Rp 80.000 sampai Rp 100.000 bahkan kalau dapat carteran itu bisa sampai Rp 200.000 perhari nya” ungkapnya saat di wawancarai, Kamis (7/11/17).

Menurut Hamzah pendapatan itu bisa didapatnya dengan bekerja mulai dari pagi sampai sore dengan berkeliling di seputaran kota Soppeng ataupun cukup mangkal di pangkalan saja.

“Dibayar mulai dari Rp 3.000 sampai Rp 5.000 per penumpang dengan uang bensin sekitar Rp 20.000 untuk satu hari, maka pendapatan bersih sekitar Rp 80.000 per hari bisalah didapat, bahkan tukang ojek yang malas sekalipun bisa dapat Rp 50.000 per hari” katanya.

Jadi jika pendapatan bersih hamzah sekitar 80 ribu perhari maka dalam satu bulan dia bisa mendapatkan pendapatan sekitar Rp 2.400.000 ,sebuah pendapatan yang sepertinya bisa menyaingi gaji Pokok seorang PNS yang rata rata biasanya juga sebesar 2 juta lebih per bulan.

Namun dibalik pendapatannya sekarang yang bisa dikatakan lumayan, Hamzah memiliki sedikit kekhawatiran tersendiri kedepannya.

“Sekarang saingan ojek itu sangat banyak, semua orang bisa dengan mudah menjadi tukang ojek asal sudah memiliki motor terus tinggal beli rompi bekas maka jadilah ojek”

“Ini sangat berbeda dengan kami dahulu, yang jika ingin jadi pengojek harus mendaftar dan membayar dulu uang registrasi sebesar Rp 500.000 ┬ádi satu pangkalan, kemudian jika sudah mendapatkan kartu anggota maka baru bisa menjadi pengojek” kata Hamzah yang sudah sekitar 6 tahun menekuni profesinya ini.

Laporan : Idham Azhari

Editor : Andi Jumawi

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %