Pilkades Serentak Konsel, Ini Kata Kadis DPMD Konsel

0 0
Read Time:3 Minute, 55 Second

Foto : Dr.Sahlul,SE.,M.Si Kadis DPMD Kabupaten Konawe Selatan, Sultra.(Doc.Red)

Konsel,Sultra-www.sulawesiekspress.com

Pemerintah kabupaten Konawe Selatan (Konsel) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) yang di nahkodai Dr.Sahlul,.SE.,M.Si, Minggu (1/4/18) menggelar Pemilihan Kepala Desa Serentak (PILKADES) sebanyak 125 Desa dari 336 Desa yang ada di daerah ini.

“Tepatnya pada 1 April 2018 hari ini adalah hari pelaksanaan Pilkades Serentak di Konawe Selatan untuk tahun 2018,”kata Sahlul Kadis DPMD Konsel.

Menurutnya, sebanyak 336 Desa di Konawe Selatan yang melakukan Pilkades secara serentak sebanyak 125 Desa yang tersebar di 25 Kecamatan se Kabupaten Konawe Selatan.Foto : Suasana Pilkades Serentak di Salah Satu TPS di Desa Watumelewe Kecamatan Tinanggea, Konsel, Sultra(Doc.Red).

“Sebanyak 125 Desa yang melakukan Pilkades Serentak hari ini dan kita berharap agar proses ini akan melahirkan para pemimpin di desa yang benar-benar berkualitas berdasarkan proses demokrasi yang adil dan jujur di masyarakat,”jelas dia.

Terkait prosesi Pilkades serentak pelaksanaan Pilkades ini, Sahlul menjelaskan bahwa dalam kegiatan ini memang masih ada beberapa hal yang menjadi klaim semacam protes dari masyarakat, tapi kami rasa bahwa itu masih dalam batas toleransi. Mungkin hanya ketidak pahaman masyarakat dibeberapa hal seperti adanya Daftar Pemilih Tambahan (DPT),namun karena semangat kebersamaan antara panitia dan para calon bisa mendiskusikan masalah itu sehingga bisa mendapatkan solusi dalam waktu yang singkat,jelasnya.

Kepala DPMD Konsel berharap dan menghimbau kepada para para calon kepala desa baik yang menang maupun yang kalah mengatakan”Kepala desa itu adalah seorang pemimpn yang harus mengayomi jadi kembali mempersatukan semua pihak-pihak karena demokrasi itu tak bisa berjalan jika hanya satu orang jadi harus ada lawan tanding dan kebetulan proses demokrasi ada yang menang ada yang kalah sedangkan pihak yang kalah, saya kira mungkin menyadari bahwa belum saatnya memperoleh kemenangan mungkin kedepan ini menjadi satu pengalaman mungkin cara atau pendekatan atau mungkin masih ada beberapa hal dalam proses itu yang dianggap lemah dan pengalaman dimasa yang akan datang,jelasnya.

Lanjut dia, Saya menghimbau kepada pihak yang kalah untuk bersama-sama mendorong pemimpin yang menang sehingga di desa ini betul-betul tercipta sebuah proses pemerintahan yang betul-betul berkualitas transparan dan akuntabel,imbaunya.

Melihat dari animo masyarakat dalam hal Pilkades serentak di Konsel ini, Sahlul mengutarakan bahwa tingkat partisipasi dan kesadaran masyarakat di Konsel dalam penentuan hak politik dan menentukan pemimpin di desa sangat tinggi sekali.

“Kalau kita lihat angka-angka saya melihat bahwa angka partisipasi itu berada di rens antara 92 persen sampai dengan 100 persen artinya DPT yang ada itu rata-rata 92 sampai 100 persen yang ikut memilih sehingga saya melihat bahwa tingkat partisipasi begitu tinggi saya kira ini satu hal Positif bagi masyarakat di Konsel yang menunjukkan tingkat bahwa kesadaran akan politik akan bagaimana menentukan pemimpinnya di desa itu sangat tinggi dari masyarakat,”terangnya.

Untuk trick-trick yang dilakukan DPMD untuk mensukseskan Pilkades serentak ini, Sahlul mengungkapkan kepada awak media bahwa, langkah-langkah betul-betul dilakukan untuk mengkoordinasikan dengan semua pihak jadi secara hirarki kita telah membentuk panitia tingkat kabupaten kemudian membentuk pengawas tingkat kecamatan sampai di desa membentuk panitia Pilkades tingkat desa, ini kami senantiasa berkoordinasi, berdiskusi, kemudian saling mengisi kemudian kami mencoba memetakan, dan ini yang tidak kalah pentingnya kami didukung oleh pihak Polres Konsel maupunPolresta Kendari dan termasuk juga dari pihak TNI, Danramil dan para anggotanya di Konsel betul-betul kami bersinergi sehingga semua berjalan dengan baik sampai hari ini riak-riak semua masih dalam batas toleransi kita,ungkapnya.

Untuk tahapan Pilkades serentak di Konsel ia mengutarakan bahwa, sejak tahapan Pilkades dari persiapan, pencalonan, penungutan sampai penetapan,jadi hari ini kita sudah melaksanakan pemungutan suara,pemenangnya sudah ada dan selanjutnya kita akan tetapkan dalam surat keputusan Bupati tentang pengangkatan kepala desa,tegasnya.

Masa pelantikan pemenang kepala desa pada Pilkades serentak 1 April 2018 ini tingkat Konsel,Sahlul menjelaskan bahwa pelantikan ini akan di bagi dua tahap, tahap pertama itu kemungkinan bulan Mei 2018 jadi yang betul-betul desa yang kepala desanya itu sudah berakhir sebelum April 2018 sedangkan masih ada kepala desa kemarin walaupun dia ikut bertarung tapikan dia sifatnya hanya cuti kemudian berakhir November sehingga pelantikan akan kami lakukan di akhir November 2018 dan ini tidak akan terjadi masalah karena sudah diatur dalam Perbup tentang pengangkatan dan pemberhentian kepala Desa,terangnya.

Mengakhiri wawancara, ia berharap kepada para kepala desa yang terpilih (Defenitif) agar bisa bekerja maksimal sesuai tigas dan fungsinya selaku kepala desa dan pengelolaan dana-dana yang ada bisa dimaksimalkan dan menyukseskan pengelolaan dana desa yang mana di Konsel ini mencapai Rp.700 hingga Rp.1 M, jadi dengan pemimpin yang sudah defenitif dan bagaimana merencanakan dan mengimplementasikan visi misi dan fakta integritas yang telah disampaikan di hadapan masyarakat, pungkasnya.

Redaksi Andi Jumawi

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %